* MODULASI adalah proses penumpangan sinyal ‘informasi’
/ Pemodulasi yang frekuensinya lebih rendah ke sinyal ‘Carrier’ / Pembawa yang
frekuensinya lebih besar.
* MODULATOR adalah alat yang
digunakan untuk melakukan modulasi.
* MODULASI
FREKUENSI adalah teknik dimana Frekuensi gelombang ‘Carrier’
berubah / diubah sesuai dengan masukan sinyal ‘informasi’ / Pembawa. Jadi sinyal
informasi yang dimodulasikan (ditumpangkan) pada gelombang pembawa menyebabkan
perubahan frekuensi gelombang pembawa sesuai dengan perubahan tegangan
(simpangan) sinyal informasi. Pada modulasi frekuensi sinyal informasi
mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa, sedangkan amplitudanya konstan
selama proses modulasi. Proses modulasi frekuensi digambarkan sebagai berikut :
Dari
gambar diatas, besar perubahan frekuensi (deviasi), δ atau fd, dari sinyal
pembawa sebanding dengan amplituda sesaat sinyal pemodulasi, sedangkan laju
perubahan frekuensinya sama dengan frekuensi sinyal pemodulasi. Persamaan
sinyal FM dapat dituliskan sebagai berikut:
Spektrum Sinyal FM
Lebar
bandwidth sinyal FM adalah tak berhingga. Namun pada praktek biasanya hanya
diambil bandwith dari jumlah sideband yang signifikan. Jumlah sideband
signifikan ditentukan oleh besar indeks modulasinya seperti dalam fungsi tabel
besel berikut :
Tabel Fungsi Besel Untuk Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM)
Keterangan :
Ji : nilai
amplituda komponen frekuensi sideband ke i (i≠0)
Jo : nilai
amplituda komponen frekuensi sinyal pembawa (bukan sideband)
β = mf :
indeks modulasi
Contoh Rangkaian Modulator :
Rangkaian FM Modulator diatas adalah merupakan rangkaian modulasi fm
sederhana dengan menggunakan IC 555, dimana sinyal termodulasi yang dihasilkan
mempunyai rapat renggang frekuensi bergantung pada sinyal informasi. Sinyal
yang dihasilkan bisa dibilang cukup bagus dan stabil sehingga hasilnya nanti
bisa lebih sempurna. Tidak ada lilitan atau induktor pada rangkaian modulator
ini, jadi tidak perlu repot-repot untuk membuat lilitan serta menghitung-hitung
nilai dari lilitan yang anda buat tersebut. Dengan rangkaian ini nilai
frekuensi modulasi yang diinginkan bisa didapatkan dengan mudah melalui
perhitungan frekuensi IC 555 pada umumnya, yakni ditentukan oleh resistor 6,8 K
dan 3,3 K serta kapasitor 0,1 uF. Untuk memperoleh besar frekeunsi yang lain
anda tinggal mengganti salah satu atau ketiga komponen tersebut.Sebenarnya
rangkaian modulator fm ic 555 ini walaupun sangat sederhana, tetapi cukup bisa diandalkan untuk menangani tujuan
aplikasi yang sederhana yang tidak menuntut daya yang besar atau frekuensi yang
sangat tinggi. Tapi jika memang menginginkan daya yang lebih, bisa menambahkan
rangkaian penguat RF pada bagian output rangkaian ini. Sehingga sinyal hasil
termodulasi tersebut bisa diperkuat dengan bantuan rangkaian pendukung. Sesuai
percobaan, dengan rangkaian modulator ini bisa bekerja dengan baik pada range
frekuensi dibawah Mhz, karena memang IC 555 bukanlah IC yang dikhususkan untuk
mendukung frekuensi kerja yang sangat tinggi. Anda bisa memanfaatkan rangkaian oscilltor
transistor, xtal atau
lainnya apabila anda membutuhkan frekuensi yang sangat tinggi.
Perbedaan rangkaian IC 555 diatas dengan rangkaian multivibrator pada umumnya adalah penggunaan pin 5, pada rangkaian FM Modulator ini pin 5 dari IC 555 digunakan sebagai masukan sinyal informasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi bentuk sinyal output (termodulasi). Tetapi pada penerapan fungsi multivibrator pin 5 ini biasanya dihubungkan dengan kapasitor 0,01 uF atau dibiarkan saja.
Perbedaan rangkaian IC 555 diatas dengan rangkaian multivibrator pada umumnya adalah penggunaan pin 5, pada rangkaian FM Modulator ini pin 5 dari IC 555 digunakan sebagai masukan sinyal informasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi bentuk sinyal output (termodulasi). Tetapi pada penerapan fungsi multivibrator pin 5 ini biasanya dihubungkan dengan kapasitor 0,01 uF atau dibiarkan saja.
Karakter
dari transmisi modulasi frekuensi (Frequency Modulation, FM) adalah :
1. Tidak dapat dipantulkannya gelombang
elektromagnetic dari modulasi
frekuensi sehingga jarak pancaran adalah line of
sight dan terbatas pada daya
pancar.
2. Ketahanan modulasi terhadap noise
pada transmisi modulasi frekuensi,
sehingga kualitas sinyal informasi yang
diterima jernih seperti aslinya.
No comments:
Post a Comment