DASAR
TELEKOMUNIKASI TUGAS V-CLASS 1
1. Apakah definisi dari telekomunikasi ?
2. Sebutkan media atau sarana yang bisa digunakan untuk komunikasi
2. Sebutkan media atau sarana yang bisa digunakan untuk komunikasi
(tradisional
maupun modern)!
3. Sebutkan dan jelaskan saluran transmisi yang digunakan untuk
3. Sebutkan dan jelaskan saluran transmisi yang digunakan untuk
berkomunikasi!
4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis modulasi analog!
5. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis propagasi gelombang radio!
4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis modulasi analog!
5. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis propagasi gelombang radio!
Jawaban :
suatu tempat
ke tempat lain.
2. Alat komunikasi tradisional :
kentongan, gong, burung merpati, surat, api unggun, asap, lampu, telegraf,
lonceng, terompet, peluit.
Alat
komunikasi modern : Telepon, handphone, televise, Koran atau media massa,
radio, faks, jaringan internet.
3. Kabel paralel ganda (two-wire line) Merupakan saluran dua
kawat yang terdiri dari sepasang penghantar
sejajar yang dipisahkan oleh bahan dielektrik sejenis polyethylene.
Saluran ini biasanya mempunyai impedansi karakteristik 300 Ω sampai 600 Ω.
Kabel koaksial Kabel ini biasanya banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz ke atas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Kabel koaksial dapat bekerja pada frekuensi gelombang mikro. Untuk frekuensi rendah dielektrik dapat berupa polyethylene, namun untuk frekuensi yang lebih tinggi teflon dan bahan lain dapat digunakan.
Balanced shielded line Merupakan perpaduan dari saluran two-wire line dengan kabel koaksial, dimana kedua kawatnya saling sejajar, namun untuk mengurangi rugi-rugi radiasi digunakan pelindung dari jaringan serat logam seperti pada kabel koaksial.
Mikrostrip dan Stripline Merupakan saluran transmisi yang bentuk fisiknya berupa susunan-susunan rangkaian terpadu (IC) dari gelombang mikro menggunakan bentuk-bentuk khusus saluran transmisi, di mana dua jenis yang paling umum adalah saluran strip-mikro (microstrip line) dan saluran strip (stripline).
Bumbung gelombang (Waveguides) Merupakan saluran transmisi yang berbentuk konduktor berongga, akan tetapi masih bisa dikategorikan sebagai saluran transmisi karena masih berfungsi untuk menyalurkan gelombang walaupun yang disalurkan di dalamnya bukan lagi berupa arus atau tegangan, namun berbentuk gelombang elektromagnetik itu sendiri. Dalam pengertian yang lebih umum, bumbung gelombang tidak dibatasi oleh konfigurasi fisik semacam ini. Bumbung gelombang dapat melibatkan banyak konduktor dan dielektrikum tapi dapat juga hanya melibatkan bahan-bahan dielektrikum saja, tanpa konduktor.
Kabel koaksial Kabel ini biasanya banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz ke atas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Kabel koaksial dapat bekerja pada frekuensi gelombang mikro. Untuk frekuensi rendah dielektrik dapat berupa polyethylene, namun untuk frekuensi yang lebih tinggi teflon dan bahan lain dapat digunakan.
Balanced shielded line Merupakan perpaduan dari saluran two-wire line dengan kabel koaksial, dimana kedua kawatnya saling sejajar, namun untuk mengurangi rugi-rugi radiasi digunakan pelindung dari jaringan serat logam seperti pada kabel koaksial.
Mikrostrip dan Stripline Merupakan saluran transmisi yang bentuk fisiknya berupa susunan-susunan rangkaian terpadu (IC) dari gelombang mikro menggunakan bentuk-bentuk khusus saluran transmisi, di mana dua jenis yang paling umum adalah saluran strip-mikro (microstrip line) dan saluran strip (stripline).
Bumbung gelombang (Waveguides) Merupakan saluran transmisi yang berbentuk konduktor berongga, akan tetapi masih bisa dikategorikan sebagai saluran transmisi karena masih berfungsi untuk menyalurkan gelombang walaupun yang disalurkan di dalamnya bukan lagi berupa arus atau tegangan, namun berbentuk gelombang elektromagnetik itu sendiri. Dalam pengertian yang lebih umum, bumbung gelombang tidak dibatasi oleh konfigurasi fisik semacam ini. Bumbung gelombang dapat melibatkan banyak konduktor dan dielektrikum tapi dapat juga hanya melibatkan bahan-bahan dielektrikum saja, tanpa konduktor.
4. Amplitude Modulation
(AM)
Modulasi jenis ini adalah modulasi yang paling simple, frekwensi pembawa
atau carrier diubah amplitudenya sesuai dengan signal informasi atau
message signal yang akan dikirimkan. Dengan kata lain AM adalah modulasi dalam
mana amplitude dari signal pembawa (carrier) berubah karakteristiknya sesuai
dengan amplitude signal informasi. Modulasi ini disebut juga linear modulation,
artimya bahwa pergeseran frekwensinya bersifat linier mengikuti signal
informasi yang akan ditransmisikan.
Frequency Modulation (FM)
Modulasi Frekwensi adalah salah satu cara memodifikasi/merubah Sinyal
sehingga memungkinkan untuk membawa dan mentransmisikan informasi ketempat
tujuan. Frekwensi dari Sinyal Pembawa (Carrier Signal) berubah-ubah menurut
besarnya amplitude dari signal informasi. FM ini lebih tahan noise dibanding
AM.
Phase Modulation (PhM)
Phase modulasi merupakan bentuk modulasi yang merepresentasikan informasi sebagai variasi fase dari sinyal pembawa. Hampir mirip dengan FM, frekuensi pembawa juga bervariasi karena variasi fase dan tidak merubah amplitudo pembawa.
Phase modulasi jarang digunakan karena memerlukan perangkat keras penerima yang lebih kompleks.
Phase modulasi merupakan bentuk modulasi yang merepresentasikan informasi sebagai variasi fase dari sinyal pembawa. Hampir mirip dengan FM, frekuensi pembawa juga bervariasi karena variasi fase dan tidak merubah amplitudo pembawa.
Phase modulasi jarang digunakan karena memerlukan perangkat keras penerima yang lebih kompleks.
5.
Propagasi ruang bebas
Gelombang radio tidak dipengaruhi oleh bumi atau atmoser. Propagasi ruang bebas sangat jarang dan hanya akan terjadi apabila pemancar dan penerima tidak di pengaruhi oleh permukaan bumi atau objek yang dapat menyebabkan refleksi dan terjadinya penyerapan termasuk oleh pemancar dan penerima itu sendiri.
Gelombang tanah
Gelombang tanah adalah radiasi yang dipengaruhi oleh permukaan bumi dan objek yang berada dipermukaan bumi. Gelombang tanah menjalar dengan dipengaruhi oleh objek yang dapat menyebabkan terjadinya penyerapan gelombang seperti bangunan, vegetasi, bukit, gunung dan beberapa objek yang tidak beraturan yang terdapat pada permukaan bumi.
Gelombang troposfer
Gelombang troposfer adalah radiasi gelombang yang tetap terjaga dekat dari permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya pembelokan pada atmosfer bawah. Jumlah pembengkolan gelombang akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya frekuensi gelombang. Pada propagasi VHF dan UHF (yang digunakan dalam komunikasi selular), gelombang troposfer merupakan suatu hambatan yang akan menyebabkan inerfernsi dan kekuarangan daya dari gelombang itu sendiri. Secara umum gelombang troposfer merupakan hasil dari penyerapan gelombang radio oleh bangunan, vegetasi, bukit dan gunung.
Gelombang ionosfer
Gelombang ionosfer berasal dari gelombang radio yang mempunyai sudut vertical. Dengan pantulan yang berturut-turut dari permukaan bumi dan ionosfer maka komunikasi dapat terjadi pada jarak yang sangat jauh.
Gelombang radio tidak dipengaruhi oleh bumi atau atmoser. Propagasi ruang bebas sangat jarang dan hanya akan terjadi apabila pemancar dan penerima tidak di pengaruhi oleh permukaan bumi atau objek yang dapat menyebabkan refleksi dan terjadinya penyerapan termasuk oleh pemancar dan penerima itu sendiri.
Gelombang tanah
Gelombang tanah adalah radiasi yang dipengaruhi oleh permukaan bumi dan objek yang berada dipermukaan bumi. Gelombang tanah menjalar dengan dipengaruhi oleh objek yang dapat menyebabkan terjadinya penyerapan gelombang seperti bangunan, vegetasi, bukit, gunung dan beberapa objek yang tidak beraturan yang terdapat pada permukaan bumi.
Gelombang troposfer
Gelombang troposfer adalah radiasi gelombang yang tetap terjaga dekat dari permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya pembelokan pada atmosfer bawah. Jumlah pembengkolan gelombang akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya frekuensi gelombang. Pada propagasi VHF dan UHF (yang digunakan dalam komunikasi selular), gelombang troposfer merupakan suatu hambatan yang akan menyebabkan inerfernsi dan kekuarangan daya dari gelombang itu sendiri. Secara umum gelombang troposfer merupakan hasil dari penyerapan gelombang radio oleh bangunan, vegetasi, bukit dan gunung.
Gelombang ionosfer
Gelombang ionosfer berasal dari gelombang radio yang mempunyai sudut vertical. Dengan pantulan yang berturut-turut dari permukaan bumi dan ionosfer maka komunikasi dapat terjadi pada jarak yang sangat jauh.
No comments:
Post a Comment